Abaikan saja orang ego itu, enyah saja rasa itu
tak peduli ia mencaciku,
apa salah orang punya rasa ?
toh dia, bukan siapa siapaku,
mereka , dan ia tetap selalu di nuraniku !
salah ?
masa seperti ini,
saat naluri mulai berontak,
ingatkan ku sesuatu,
Aku mencoba mempertahankan senyum manis itu,
tapi sukar rasanya setelah kau mengucapkan kata itu,
Aku mencoba yakinkan "be strong" itu,
tapi seakan "be strong" itu perlahan memudar,
Aku mencoba menguatkan nurani,
tapi rumit rasanya bergelut dengan nurani ini,
Iringan air mata selalu ada,
Iringan senyum selalu tampak,
Iringan tawa selalu menghiasi,
Yah, entah, semua, semua, semua
Mulai sirna, memudar, lenyap, hilang
Entah kemana ia pergi,
Raga hanya bisa tertunduk,
Menengok seseorang seperti ia,
ia yang lembut, selalu tersenyum,
Ya Rabb, beri ia lindunganMu,
izinkan ia tetap ada di nurani-ku,
Beri ia kekuatan, kesabaran, dan ke-ikhlasan,
dengan iringan air mata,
aku, ia, dan Engkau ya Rabb,
izinkan ia menengok jariku yang menari
izinkan ia melihatnya :')
i say "i, you, we always life in our heart"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar